Curang Saat Ujian, Siswa di China Pakai Alat Seperti Mata-Mata


Curang Saat Ujian, Siswa di China Pakai Alat Seperti Mata-Mata

BintangDomino.com - Seperti yang kamu tahu, standar pendidikan dan syarat kelulusan sekolah semakin tahun akan semakin meningkat. Di mana, situasi yang tidak hanya terjadi di dalam negeri ini pastinya bakal membuat para pelajar harus berupaya lebih jika ingin lulus sekolah. Makanya kamu juga tak akan heran, kalau pelajar masa kini semakin sibuk dengan tugas dan jadwal les yang kian menumpuk.
Akan tetapi nyatanya, standar pendidikan dan kelulusan sekolah yang meningkat itu akhirnya juga tak banyak mengubah tingkat kecurangan yang dilakukan pelajar saat ujian nasional. Bahkan kondisi tersebut membuat beberapa oknum pelajar semakin giat mencari jalan singkat untuk lulus ujian dengan mudah.

Berbagai kecurangan pun dihalalkan, seperti contohnya saja jual beli soal atau jawaban tes ujian. Atau praktik suap-menyuap pihak tertentu agar membocorkan soal sebelum ujian dilaksanakan. Akan tetapi, nyatanya tindakan tersebut bisa dibilang tidak ada apa-apanya dengan yang dilakukan oknum pelajar di China, seperti dilansir melalui Shanghaiist.com.

Salah satu alat canggihnya adalah kacamata yang mampu menampilkan teks dan paragraf ini ©Shanghaiist.com

Alih-alih membayar joki soal biasa, beberapa pelajar di sana malah nekat menyewa jasa organisasi kriminal yang mempekerjakan tenaga ahli untuk menolong pelajar berbuat curang saat ujian. Jangan bayangkan deh, jawaban soal diberikan dalam bentuk lembaran kertas atau pesan singkat. Sebab, organisasi yang satu ini sudah melangkah jauh di atas level para joki biasa.

Di mana dalam operasinya, organisasi kriminal ini membekali siswa dengan alat-alat super canggih mirip dengan teknologi yang biasa dipakai seorang mata-mata. Makanya tak heran lagi kalau dengan perlengkapan secanggih itu. Hingga kini, sekitar 5.000-an siswa telah ditolong melakukan kecurangan saat ujian sejak tahun 2013.

Kini polisi di wilayah Shaanxi sudah melakukan penangkapan terhadap salah satu anggota organisasi kriminal yang diduga didalangi oleh seseorang bernama Meng Mou (33). Di mana yang paling mengejutkan, polisi juga menemukan sekitar 180 alat canggih pendukung perbuatan curang tersebut. Seperti radio transmitter, dompet canggih, kacamata berteknologi tinggi yang mampu merekam suara dan menampilkan teks atau paragraf yang dibaca oleh siswa serta puluhan walkie talkie.

Waduh, jaringannya sudah kelas kakap banget ya? Semoga saja tindak kriminal seperti ini tidak ada di Indonesia. Bagaimana menurutmu?



0 comments: